Depresiasi adalah proses pengalokasian biaya aset yang terjadi seiring berjalannya waktu. Saat sebuah aset digunakan dalam kegiatan bisnis, nilainya akan mengalami penurunan seiring berjalannya waktu, baik karena kerusakan fisik, kemajuan teknologi, atau faktor lain. Depresiasi adalah cara untuk mengakui penurunan nilai ini dalam pencatatan keuangan perusahaan.
Terdapat beberapa metode yang umum digunakan untuk menghitung depresiasi, dua metode yang sering digunakan adalah metode penyusutan garis lurus dan metode jumlah angka tahun.
Metode penyusutan garis lurus adalah metode sederhana yang menggunakan biaya aset, nilai residu, dan masa manfaat untuk menghitung jumlah penyusutan yang tetap setiap tahunnya. Jumlah penyusutan yang diperoleh digunakan untuk mengurangi nilai buku aset setiap tahun.
Sementara itu, metode jumlah angka tahun mengakui bahwa aset mengalami penurunan nilai yang lebih tinggi pada awal masa manfaatnya. Dalam metode ini, biaya penyusutan ditentukan berdasarkan rasio tertentu terhadap nilai buku aset pada awal setiap tahun. Tarif depresiasi ini biasanya dihitung menggunakan rumus yang mempertimbangkan masa manfaat aset.
Pemilihan metode depresiasi bergantung pada kebijakan dan kebutuhan perusahaan. Metode garis lurus mudah dipahami dan memberikan estimasi penyusutan yang tetap setiap tahunnya. Metode jumlah angka tahun, di sisi lain, mengakui penurunan nilai aset yang lebih tinggi pada awal masa manfaatnya, yang lebih sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Penting untuk diingat bahwa depresiasi adalah proses akuntansi yang membantu perusahaan dalam mencatat dan melaporkan penurunan nilai aset. Hal ini membantu perusahaan dalam menghitung beban penyusutan yang dapat digunakan untuk mengurangi pendapatan kena pajak serta memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang umur manfaat aset dan keadaannya seiring berjalannya waktu.
Berikut contoh soal mengenai depresiasi menggunakan metode garis lurus dan angka tahun:
L11-1. Lansbury Company membeli peralatan pada 1 Januari Tahun 1 dengan biaya perolehan sebesar Rp. 518,000. Aset tersebut diharapkan memiliki umur manfaat 12 tahun dan nilai residual sebesar Rp. 50,000.
Diminta:
a. Hitunglah jumlah penyusutan untuk masing-masing tahun 1 sampai tahun 3 dengan menggunakan metode penyusutan garis lurus!
b. Hitunglah jumlah penyusutan untuk masing-masing tahun 1 sampai tahun 3 dengan menggunakan metode jumlah angka tahun!
Jawaban: a. Beban penyusutan tahun 1 Beban penyusutan = (Biaya Perolehan Aset - Nilai Residu) Masa Manfaat Aset = (Rp. 518,000 - Rp. 50,000) 12 tahun = Rp. 39,000 per tahun Jurnal Biaya Depresiasi Rp. 39,000 Akumulasi Depresiasi Rp. 39,000
| Nilai Buku Awal Tahun | Biaya Depresiasi | Akumulasi Depresiasi | Nilai Buku Akhir Tahun |
|---|---|---|---|
| Rp. 518,000 | Rp. 39,000 | Rp. 39,000 | Rp. 479,000 |
| Rp. 479,000 | Rp. 39,000 | Rp. 78,000 | Rp. 440,000 |
| Rp. 440,000 | Rp. 39,000 | Rp. 117,000 | Rp. 401,000 |
| Rp. 401,000 | Rp. 39,000 | Rp. 156,000 | Rp. 362,000 |
| Rp. 362,000 | Rp. 39,000 | Rp. 195,000 | Rp. 323,000 |
| Rp. 323,000 | Rp. 39,000 | Rp. 234,000 | Rp. 284,000 |
| Rp. 284,000 | Rp. 39,000 | Rp. 273,000 | Rp. 245,000 |
| Rp. 245,000 | Rp. 39,000 | Rp. 312,000 | Rp. 206,000 |
| Rp. 206,000 | Rp. 39,000 | Rp. 351,000 | Rp. 167,000 |
| Rp. 167,000 | Rp. 39,000 | Rp. 390,000 | Rp. 128,000 |
| Rp. 128,000 | Rp. 39,000 | Rp. 429,000 | Rp. 89,000 |
| Rp. 89,000 | Rp. 39,000 | Rp. 468,000 | Rp. 50,000 |
b. Biaya Depresiasi Akhir Tahun ke 1 12/78 x (Rp. 518,000 - Rp. 50,000) = 12/78 x Rp. 468,000 = Rp. 72,000 Biaya Depresiasi Akhir Tahun ke 2 11/78 x (Rp. 468,000) = Rp. 66,000 Biaya Depresiasi Akhir Tahun ke 3 10/78 x (Rp. 468,000) = Rp. 60,000
| Tahun ke- | Nilai Buku Awal Tahun | Nilai Perubahan Aset | Tarif Depresiasi | Biaya Depresiasi | Akumulasi Depresiasi | Nilai Buku Akhir Tahun |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Rp. 518,000 | Rp. 468,000 | 12/78 | Rp. 72,000 | Rp. 72,000 | Rp. 446,000 |
| 2 | Rp. 446,000 | Rp. 468,000 | 11/78 | Rp. 66,000 | Rp. 138,000 | Rp. 380,000 |
| 3 | Rp. 380,000 | Rp. 486,000 | 10/78 | Rp. 60,000 | Rp. 198,000 | Rp. 320,000 |

